Wireless Ngadat di Ubuntu 8.04

Pusyyiiingggg….wireless connection laptop istri sedang mogok bekerja sejak minggu lalu. Usut punya usut, setelah googling sana sini dan membaca berbagai problem di forum Ubuntu, rupanya kejadian ini bukan sebuah kebetulan. Sudah ada banyak laporan masalah koneksi internet nirkabel dari pengguna Ubuntu 8.04 yang di laptop mereka terpasang adapter PRO/Intel 3945ABG (bukan Anak Baru Gede yah).

Akar masalah koneksi nirkabel yang mogok kerja ini mungkin ada di network-manager atau mungkin pula di kernel. Bisa jadi disebabkan oleh router yang tidak bisa bekerja sama dengan kernel Ubuntu. Entah di mana tepatnya.

Dulu, koneksi wireless bisa berlangsung dengan baik, lalu menjadi tidak bisa tersambung jika routernya menggunakan encryption lantas sekarang sama sekali tidak bisa walaupun tanpa menggunakan encryption. Tetapi, koneksi internet menggunakan kabel masih bisa berjalan dengan baik. Ces pleng!

Bagi yang saat ini menggunakan Ubuntu 7.10 dan wireless, sebaiknya jangan memperbarui Ubuntu Anda lebih dulu. Tunggu sampai masalah ini hilang.

Ubuntu 8.04.1 di Acer Aspire 5920

Microsoft Office cuma bisa dicoba untuk 90 hari. Norton AntiVirus juga cuma “trial version” selama 90 hari. Terus Windows Vista itu versi bahasa Spanyol lagi, enggak bisa dirubah ke bahasa Inggris. Akhirnya sebuah keputusan diambil, buang Windows Vista itu dan install Ubuntu 8.04.1, di Acer Aspire 5920 baru yang masih kinyis-kinyis. Jadi, Windows Vista itu cuma sempat dipergunakan selama sekitar 2 jam.

Hard disk sebesar 120 GB semuanya digunakan untuk Ubuntu 8.04.1 Hardy Heron, atau lebih sering dipanggil “Hardy” saja. Instalasi berjalan lancar, hanya ada 7 langkah, enggak repot dan enggak njelimet. USB optical mouse yang disambungkan ke laptop langsung bisa dikenali, plug and play, ces pleng! Kita bisa memilih bahasa yang hendak digunakan sebagai default language, ada bermacam-macam bahasa. Bahasa yang dipilih untuk sistem operasi boleh tidak mengikuti jenis/sistem keyboard. Mengkombinasikan bahasa Inggris dan keyboard berbahasa Spanyol bisa, menggunakan sistem operasi berbahasa Spanyol atau Jerman
dengan keyboard Italia juga bisa, kalau mau sih.

Setelah instalasi Hardy selesai, komputer di restart, selanjutnya menyambungkan si laptop ke koneksi internet. Di pojok kanan atas desktop ada sebuah icon untuk mengedit network configuration. Klik sekali di icon ini, kemudian pilih wifi yang cocok, ketikkan password, beberapa detik kemudian langsung deh tersambung ke internet. Update sana dan update sini, lalu download berbagai aplikasi gratis, seperti Inkscape yang enggak kalah sama CorelDraw, Skype versi linux, firewall, antivirus dan Thunderbird. Kemudian beberapa test dilakukan untuk mengecek bagian mana yang tidak berfungsi.

Ternyata suara laptop hilang dan built-in webcam tidak berfungsi. Googling sebentar, ketemu berbagai topik diskusi, baca beberapa posting, utak-atik sedikit di laptop, suara laptop muncul lagi. Demikian pula masalah dengan webcam dapat diatasi setelah menginstall EasyCam2, yang secara cerdas dapat memilihkan driver yang pas untuk webcam yang kita miliki, dan Cheese, program yang digunakan untuk memotret dengan menggunakan webcam.

Tombol-tombol “EasyLaunch” juga sebagian besar berfungsi dengan baik. Hanya tombol bluetooth yang tidak berfungsi, karena memang enggak ada bluetooth adapternya. Tidak termasuk dalam harga yang dibayarkan.

Yang paling sulit diatasi, ternyata adalah suara dari microphone yang tidak bisa masuk ke Skype, sehingga saat menggunakan Skype hanya bisa mendengar tapi rekaman suara tidak muncul. Setelah googling sana sini sekitar 12 jam dalam 2 hari, akhirnya masalah ini bisa diatasi. Rupanya hanya perlu menambahkan sebaris perintah di salah satu file, memberitahu bahwa soundcard dibuat oleh Intel, chipset yang digunakan
adalah ALC888 dan model komputernya adalah Acer. Skype sekarang berjalan dengan baik. Sayangnya Skype di linux baru terbatas pada telpon, belum sampai ke tahap videoconference. Tapi bukan masalah, sudah ada WengoPhone yang mampu menjalankan webcam di linux, semacam Skype tapi versi opensource, yang nanti akan menjadi kompetitor Skype.

Utak-atik Acer 5920 kinyis milik istriku itu tidak berhenti hanya sampai pasang Skype. Mumpung graphic cardnya cukup bagus dan Compiz-Fusion sudah terpasang by default di Ubuntu 8.04.1, ide meniru desktop Macintosh kemudian muncul. Googling sebentar, ketemu sebuah blog yang memberitahukan langkah-langkah merubah desktop Ubuntu menjadi seperti OSX Leopard. Transformasi itu bisa dilihat di blog http://desaguadero.blogspot.com

Desktop Acer Aspire 5920 itu sekarang sekilas terlihat seperti Mac OSX. Hardy Heron sudah berjalan dengan lancar di laptop itu, oke banget. OpenSource operating system yang mantaf!

Sayang sekali, harga yang telah dibayar sebenarnya mencakup harga OS Windows Vista yang sudah dibuang. Bill Gates sungguh beruntung, orang enggak mau make OS-nya saja masih tetap harus setor duit kepadanya.
Duh! Utang apa sih kita sama Bill Gates, sampe kudu setor duit ke dia terus?

Kecanduan Email?

Anda punya berapa alamat email? Hanya 2? Satu alamat email kantor dan satu alamat email ISP seperti CBN, INDO-Net, Indosat dan yang sejenisnya? Atau mungkin punya 3 karena menggunakan webmail Yahoo atau Gmail atau Hotmail?

Sahabat saya punya 8 alamat email, beberapa di Gmail, beberapa di Yahoo dan alamat email kantor. Lantas saya bertanya pada diri saya sendiri, ada berapa sih alamat email saya?

Setelah saya hitung-hitung, ada 10 alamat email belum termasuk email kampus. Rinciannya adalah sbb:

- Di Gmail ada 4, di Yahoo ada 2, di CBN ada 1, di Hotmail ada 1, di Fastmail ada 1 dan di Mail.com ada 1. Sebenarnya masih ada 1 lagi di Bluebottle, dan tentu saja email kampus ada 2, terdiri dari email mahasiswa dan email staff.

Weh, rupanya saya punya tak kurang dari 12 alamat email. Kemudian saya bertanya lagi berapa milis yang saya pegang administrasinya? Berapa milis yang saya ikut tapi tidak menjadi admin?

Saya hitung-hitung lagi, milis yang saya pegang administrasinya ada 3, Geologi UGM, Waton Bedho dan Conglomeraters. Sedangkan milis yang saya ikut menjadi anggota dan tidak menjadi admin terdiri dari Melbourne-Network, PPI-UK, KPKM, Kagama-Victoria dan IAGI-net.

Dengan jumlah alamat email dan keanggotaan milis yang sebanyak ini, jelas terlihat bahwa setiap hari saya selalu dibanjiri puluhan email, mungkin sebenarnya ratusan. Betul-betul dibombardir oleh email. Anehya jika tidak ada email yang masuk, rasanya dunia ini sepi betul, sehingga blog menjadi sasaran. Walah, saya lupa menghitung kalau saya punya 2 blog, walaupun updatenya sekarang jarang-jarang. Alamak, ini namanya penyakit apa yah?

Permalinks

Beberapa hari terakhir, blog ini ternyata tidak bisa menerima komentar sama sekali. Demikin pula pilihan kategori tidak bisa muncul sama sekali. Ketika diklik, yang keluar hanya tulisan error 404, halaman yang diminta tidak ditemukan.

Beruntung ada Pak Zuki Harahap (bossnya Lamunan-Sejenak di Blogspot) yang sering berkunjung ke sini. Beliau hendak memberikan komentar tapi tidak bisa karena masalah di blog saya.

Usut punya usut, ternyata masalahnya ada di struktur permalinks yang entah kapan saya rubah dari permalinks jelek ke permalinks manis. Permalinks manis menggunakan subdirectory dan nama file, sedangkan permalinks jelek menggunakan tanda-tanda enggak karuan dan angka juga.

Penyebab permalinks manis tidak jalan adalah karena server tempat blog saya ini tidak mengijinkan .htaccess untuk menjalankan perintah mod_rewrite atau yang sejenisnya (pokoknya yang itu deh). Maklumlah, hostingnya takut diserang hacker.

Sekarang komen sudah bisa diterima lagi. Jadi, Pak Zuki, silahkan isi.

Ubuntu 6.10 Edgy Eft Release Candidate

Ubuntu telah mengeluarkan Release Candidate (RC) versi terbaru mereka, Ubuntu 6.10 Edgy Eft. File-file ISO dari Edgy Eft RC bisa didownload langsung dari situs Ubuntu di http://www.ubuntu.com atau jika hendak didownload dari Australia, file-file itu ada di http://mirror.optus.net/ubuntu/

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.