Nonton Bola
10 May 2009 Leave a Comment
in Celoteh Nina
Duch…asik banget nich nonton bola di Minggu Malem begini bareng suami..
Barcelona lawan Villareal udah 3-1 nich… gara2 gue nonton FCB menang, hehehe…
Beda pria dan wanita kalau nonton Bola:
- Pria : melihat permainan setiap pemain bola dan mengomentari setiap pemainnya…
- Wanita : melihat setiap pemain yang ganteng2, hahaha… (Jujur nich….) dan mengomentari aduch…kasian dech kalau pemainnya jatuh!!
Sama-sama rame khan???
Kepala 3
06 Dec 2008 Leave a Comment
in Celoteh Nina
7 Desember, ada yang ulang tahun, kepala 3 sekarang.
"Hola, Si, Gracias"
05 Jun 2008 3 Comments
in Celoteh Nina
Gue datang ke Madrid ini dengan modal “NEKAT” maksudnya gue gak bisa bahasa Spain dan bahasa Inggris gue kacau banget!!! Tapi gue “NEKAT” untuk datang ke Madrid bersama suami gue. Yach daripada jauh dari suami, mending nekat dech!!! He..he…he…
Minggu pertama gue datang, gue merasa gak ada masalah berjumpa dengan orang-orang. Suami gue berpesan, kalo berpapasan dengan orang-orang disekitar apartemen sapa saja dengan “Hola” dan kata-kata itu slalu gue ucapkan bila bertemu dengan bule-bule dikomplek apartemen ini. Hi..hi…hi…
Saat berbelanja di Supermarket pun, gue gak bermasalah, saat hendak bayar, gue lihat saja mesin hitungnya menunjukan angka berapa, setelah itu gue katakan “Gracias” (artinya Terima Kasih). He…he…he…
Sampai suatu hari, gue pergi ke supermarket agak jauh dari apartemen, namanya “Sabeco”. Wah…agak berat nich belanjaan gue, tapi dengan PD gue nyebrang jalan untuk menunggu Bus. Saat dihalte… Ada seorang ibu berbicara dengan bahasa spain sama gue. Dalam hati gue bilang: “Alamak…mati dech gue, gue kagak ngerti loe ngomong apa????” He…he…he… Dia menunjuk 2 tentengan belanjaan gue, dia juga menunjuk satu halte bus diseberang jalan dekat supermarket itu, dan arah tangannya menunjukan arah berputar. Dengan wajah lugu, gue berpikir apa maksud ibu itu, Oooo…gue tahu maksudnya, dia bilang “Gue dari supermarket itu gak perlu nyeberang, tunggu saja bus dihalte sana, bus itu akan berputar kesini”. He…he…he… Dengan wajah yang masih bingung, gue berikan senyum termanis, dan dengan PDnya gue katakan “Si” (artinya Ya) dan Gracias (artinya Terima Kasih). Hi…hi..hi… Ibu itu juga tersenyum sama gue. Ha…ha…ha… Aman dech gue, bus sudah datang. Dan memang benar, gue bisa naek bus tersebut dari halte seberang tanpa harus nyeberang jalan!!! Ha…ha…ha…
Gak lama sampai diapartemen, gue ke basement buat buang sampah. Saat naik gue bertemu dengan penjaga apartemen, seperti biasa …gue katakan “Hola” dan dia menjawab “Bla…Bla…Bla…Bla…Bla…Bla…” dalam bahasa spain (“Aduh Tuhan….., gue gak ngerti dia bicara apa????”), dengan gugup gue menjawab “Sorry, I don’t Understand”. Dan penjaga itu bicara lagi “Bla…Bla…Bla…Bla…Bla…”, yang ini gue agak mengerti apa maksudnya, dia bilang gue bisa bahasa Inggris (“Hi…hi…hi…hi… dalam hati gue tertawa, inggris gue juga kacau balau!!!”). Gue Jawab “Si” (Artinya Ya). Penjaga itu masuk ke Pos jaganya dan mengambil surat dan memberikan ke gue, dia bicara lagi “Bla…bla…bla…bla…” sambil menunjuk nama diamplop surat tersebut, saat gue baca memang benar itu nama suami gue. Gue bilang sama petugas itu “Si… He is my husband”, sambil menunjuk nama diamplop itu juga (Ha…ha…ha…), petugas itu bilang “Si” dan gue ambil surat itu sambil memberikan senyum termanis dan mengatakan “Gracias.” Saat membawa surat tersebut naik keatas, gue berpikir untung waktu gue panik, jawaban yang gue keluarkan dari mulut gue dalam bahasa inggris (Petugas itu masih mengerti dech…), kalo gue menjawab dengan bahasa indonesia, petugas itu pasti akan berpikir gue ini manusia dari planet mana???? (Hi…hi…hi..hi…)
Aahhh…hari yang tidak akan gue lupakan!!! Bagaikan Burung dan Ayam kami bicara tadi, Dua orang yang berbeda negara dan bahasa, bertemu dalam satu tempat. He…he…he… Untung ada satu bahasa lagi yang gue kuasai yaitu “Body language” Ha…ha…ha…
Entah apa lagi yang akan gue katakan bila gue bertemu dan diajak bicara dengan bule-bule di negara ini. Mungkin sampe hari ini gue masih akan bicara “Hola”, “Si”, “Gracias”!!! Ha….ha….ha….
"Kangkung Cah Terasi"
03 Jun 2008 2 Comments
in Celoteh Nina
Kebayang gak sich?? Jauh-jauh tinggal di negara orang, makannya tetap saja “Kangkung Cah Terasi” He…he…he…
Hari Minggu kemarin, gue dan suami belanja ke toko asia di daerah Tetuan. Gue lihat ada kangkung disana, langsung terbit air liur gue terbayang “Kangkung Cah Terasi”. Gue beli satu kantong kangkung buat makan malam, gak sabar rasanya pingin cepat sampe apartemen buat masak makan malam.
Waahhh…aroma terasi masakan gue kemana-mana nich!!! Tetangga gue yang bule-bule itu bingung kali yach, gue masak apa dengan aroma seperti ini??? Tahu khan gimana aroma terasi??? Sebagian orang yang suka, bilang aromanya nikmat… tapi bagi yang gak suka bisa mabok terasi tuch (He…he..he…), Jadi Inget Saudara Perempuan gue yang ke-3 paling alergi sama aroma terasi… Ha..ha..ha…
Saat makan malam tiba…. Hhhmmmm…lezatnya “Kangkung Cah Terasi” masakan gue, gak kalah lezatnya sama masakan Nyokap gue di Jakarta!!! Hi…hi…hi… Sorry nich, gue muji diri sendiri, karena kalo tanya suami gue, dia slalu bilang enak. Untuk urusan makan, suami gue selalu ada 2 kata “Enak dan Enak Sekali” Jadi bingung khan beneran enak gak sich masakan gue??? Ha..ha…ha.. Tapi gue yakin “Kangkung Cah Terasi” masakan gue Lezat!!!!
Terasinya itu loh yang bikin enak…karena bekal dari Nyokap waktu gue mau pindah ke sini. Ternyata mau makan “Kangkung Cah Terasi” di Madrid bisa juga yach…. ha…ha…ha…
Terima kasih Mama sudah memberiku bekal sebungkus terasi untuk ke negeri orang, jadi terobati kangen “Kangkung Cah Terasi” masakan mama. Terima Kasih juga Ma, sudah mengajariku memasak.
Selama tetangga gue gak komplain, gue mau masak lagi ah…”Kangkung Cah Terasi” Hi…hi…hi…
Tunggu aja yach….
Celoteh Perdana: "Dua Minggu Di Negeri Orang"
01 Jun 2008 Leave a Comment
in Celoteh Nina
Untuk Yang Mau Baca Celoteh Perdana Gue…
Woooiiii….. Sudah dua minggu nich Gue hidup di negeri orang alias di Madrid.
Asik juga disini, tapi gue masih suka sedih, kangen sama orang-orang di Indonesia (keluarga gue & Temen-Temen gue). Padahal tiap hari gue chatting sama keluarga gue, tapi kenapa juga gue masih kangen aja. Mudah-mudahan dengan berjalannya waktu gue mulai terbiasa hidup di sini.
Dua Minggu ini gue bener-bener masih menyesuaikan diri, gue masih suka kedinginan , terutama bagian kaki, tangan dan hidung gue. Kalo kaki dan tangan bisa gue sarungin, tapi hidung gue gimana sarunginnya yach? (Gak nafas donk gue, he…he….he…)
Jetlag gue sudah hilang dalam waktu dua minggu ini, sekarang gue sudah bisa ikutin jam orang sini. Yang aneh disini jam 9 malam masih terang benderang, masih seperti jam 5 di Jakarta, mulai gelap tuch jam 10 malam. Nunggu gelapnya lama banget… He…he…he…
Dua Minggu ini gue bener-bener hidup hanya berdua dengan suami gue, maklum dech selama ini kita pasangan suami istri yang hidup terpisah, sekarang gue baru berasa punya suami dan punya keluarga sendiri, dan bener-bener sendiri, gak kenal tetangga di apartemen. Hik…Hik…Hik… Tapi gue bersyukur banget akhirnya penantian gue selama ini untuk tinggal bareng suami tercapai. Suami juga nich yang maksa gue untuk nulis di Blog ini, katanya “Biar gue bisa jadi penulis” He..he..he… (Penulis yang kesasar di Madrid kali….????), dengan kata lain sich biar gue punya kegiatan lain selain jadi ibu RT. He…he…he… Mungkin bener juga, kali-kali aja gue jadi Penulis Beneran. Ha..ha..ha…
Celoteh Perdana gue segini dulu ahh… Semoga dukungan suami biar gue jadi penulis tercapai!!! Dukung gue juga donk…
Comments