MESTAKUNG Prof. Yohanes Surya, Ph.D

Prof. Yohanes Surya, Ph.D, ahli Fisika Universitas Pelita Harapan, berkisah mengenai perjuangan beliau membentuk tim olimpiade fisika internasional Indonesia sejak tahun 1994 dalam buku baru berjudul MESTAKUNG. Mestakung itu adalah singkatan dari seMESTA menduKUNG, yang artinya kira-kira “jika kita sudah berniat dan menempatkan diri pada kondisi kritis, maka hukum fisika akan bekerja”, yaitu membuat apa yang kita kerjakan akan berhasil, minimal ada jalan keluarnya untuk memecahkan masalah yang kita hadapi pada saat itu.

Beberapa analogi bagaimana mestakung bekerja diberikan oleh beliau, salah satunya adalah butiran pasir yang membentuk bukit, jika suplai pasir terus ditambah, maka butiran pasir itu akan mencapai kesetimbangan (kondisi kritis), dalam arti ketinggian bukit itu tidak banyak bertambah, tetapi butiran pasir itu membentuk lereng yang memiliki kemiringan tertentu, dan butiran pasir yang dituangkan belakangan akan mengatur diri sendiri mengikuti pasir lain yang lebih dulu ada di bukit itu.

Beliau kemudian mengisahkan bagaimana kondisi-kondisi kritis lain membuat mestakung bekerja, terutama sampai pada keberhasilan tim olimpiade fisika internasional Indonesia menggapai juara dunia di Singapura. Intinya, jika kita menginginkan sesuatu, dan betul-betul melakukan sesuatu (bekerja keras) untuk mengarah ke sana, maka pada kondisi kritisnya nanti alam akan ikut bekerja membantu kita mencapainya. Kayak iklan Salonpas, pas keseleo, ada yang mijitin, pas butuh salonpas, eh salonpasnya datang.

Konsep mestakung ini cukup menarik, namun terasa tidak berbeda dengan “gigih”. Apakah betul-betul alam akan bekerja untuk kita ketika kita sudah mencapai titik kritis dalam tindakan kita melakukan sesuatu? Ketika tujuan akhir sebuah proyek sudah dibuat, usaha sudah dilakukan untuk mengarah kesana, lalu segala daya dikerahkan, akankah kita membuat “kekuatan alam” mendukung usaha kita? Apakah itu merupakan kekuatan doa (bagi kita yang masih percaya dengan doa)? Ataukah itu yang namanya keberuntungan? Ataukah keberhasilan itu hanya karena kerja keras pantang menyerah yang kita lakukan dan alam tidak memberikan pertolongan apapun?

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.